JawaPos.com – Politikus Fraksi Partai Demokrat di DPR (FPD) Benny K Harman membeberkan alasan partainya walk out dari rapat paripurna yang mengagendakan pengesahan RUU Cipa Kerja (5/20). Menurut Benny, dalam sidang DPR, keputusan diambil melalui mekanisme musyawarah mufakat apabila semua anggota fraksi yang ada di rapat paripurna setuju. Dalam Panja, pembahasan RUU hanya ketok saja, ketok saja, tidak ada diskusinya,” katanya. Benny berujar, jangan atas nama Covid-19 maka pengusaha, pebisnis ini memanfaatkan kondisi, memaksa DPR dan pemerintah mengesahkan undang-undang yang menguntungkan mereka. Sebagai bentuk pertanggungjawaban politik kami terhadap rakyat, kami tolak RUU Cipta Kerja,” pungkasnya.
Source: Jawa Pos October 06, 2020 09:48 UTC