KOMPAS.com - Kegemukan memang menjadi faktor risiko terjadinya diabetes, namun pada orang yang berat badannya tergolong normal pun risiko penyakit ini tetap ada. Seseorang yang termasuk kurus tetapi jarang melakukan aktivitas fisik ternyata memiliki risiko besar mengalami pre-diabetes (kadar gula darah di atas normal tetapi belum tergolong diabetes). "Ada banyak orang yang termasuk memiliki berat badan normal, ternyata secara metabolik tidak sehat," kata Arch Mainous dari Universitas Florida, AS. Lebih dari 45 persen orang yang kurang bergerak juga pre-diabetes atau diabetes. Para ahli mengatakan, orang yang kurang bergerak kemungkinan memiliki "berat badan normal tidak sehat" atau "kurus tapi berlemak", yakni proporsi lemaknya lebih banyak dibanding otot.
Source: Kompas January 31, 2017 05:03 UTC