TEMPO.CO, Jakarta - Perencana keuangan dari Finansia Consulting Eko Endarto menilai masa normal baru alias New Normal adalah momentum yang tepat bagi masyarakat untuk memulai kembali berinvestasi. Pasalnya, dalam kondisi new normal, diperkirakan ekonomi dan bisnis bakal mulai bergerak kembali. Dalam situasi seperti ini, kata Eko, masyarakat bisa kembali masuk ke instrumen investasi berisiko tinggi seperti saham dan reksa dana. Menurut Eko, transisi investasi dari instrumen berisiko rendah seperti emas ke risiko tinggi seperti saham harus dilakukan secara bertahap dan memperhatikan situasi di lapangan. Karena kondisi bisa berubah langsung dari yang diharapkan normal menjadi tidak normal lagi.
Source: Koran Tempo June 01, 2020 21:00 UTC