Kini, muncul video berbau radikal dengan tokoh utama putra Sharrouf yang masih berusia 8 tahun. ”Bagaimana cara membunuh warga Australia?” tanya seorang pria yang tidak terlihat dalam rekaman. Sharrouf yang saat ini diyakini berada di Syria membawa istri dan lima anaknya hengkang dari Australia pada 2013. Bapak lima anak tersebut menjadi warga Australia pertama yang kehilangan status kewarganegaraannya gara-gara ISIS. Saat itu, dia membawa dua senapan dan sebuah pisau.
Source: Jawa Pos May 01, 2017 07:41 UTC