Petugas medis menunjukan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech COVID-19. Dengan fasilitas produksi vaksin berbasis mRNA yang direncanakan itu, pihaknya akan meningkatkan kapasitas jaringan secara keseluruhan. Pabrik tersebut diperkirakan mampu menghasilkan ratusan juta dosis vaksin berbasis mRNA setiap tahun, tergantung pada vaksin spesifiknya, sehingga akan memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan produksi untuk Asia Tenggara guna mengatasi ancaman pandemi di masa depan. “Vaksin ini 95 persen efektif mencegah penyakit Covid-19 yang dikonfirmasi di laboratorium pada orang tanpa bukti infeksi sebelumnya,” tutur CDC. Bulan lalu, organisasi kesehatan dunia (WHO) mengatakan negara-negara kaya telah menerima sebagian besar suntikan vaksin Covid-19, sementara negara-negara miskin memperoleh kurang dari 1 persen.
Source: Koran Tempo May 10, 2021 23:37 UTC