Namun ada salah satu jenis penyakit jantung yang belum banyak diketahui dan mengancam kaum laki-laki (pria) yakni aneurisme aorta atau diseksi aorta. Faktor penyebab diseksi aorta antara lain riwayat keluarga, hipertensi, naiknya tekanan darah secara mendadak, riwayat aneurisme aorta, artherosklerosis atau pun kelainan genetik (sindroma marfan). Aorta adalah bagian terbesar dari pembuluh darah arteri yang memanjang dari jantung hingga ke perut bawah. Suko mengatakan diseksi aorta dan aneurisma aorta tidak dapat dibedakan berdasarkan gejala dan pemeriksaan fisik, sehingga pemeriksaan penunjang seperti CT scan sangat diperlukan. Sebab, untuk menggantinya kondisi pembuluh darah tersebut harus benar-benar ‘bersih’ dari darah.
Source: Suara Pembaruan November 14, 2020 02:03 UTC