Plasma konvalesen digunakan untuk bantu penyembuhan pasien Covid-19 berat. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof Amin Soebandrio mengungkapkan, plasma konvalesen dapat membantu penyembuhan pasien Covid-19 kondisi menengah hingga berat. "Sekali lagi, bukan untuk pencegahan, tetapi plasma konvalesen ini adalah untuk terapi," katanya dalam konferensi pers bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB Jakarta, Jumat. Amin mengingatkan bahwa masyarakat tidak boleh menganggap plasma konvalesen sebagai metode pencegahan Covid-19. Ia tak ingin berkembang anggapan bahwa orang cukup menerima suntikan plasma konvalesen untuk terhindar dari Covid-19.
Source: Republika June 26, 2020 14:03 UTC