Bisnis E-Commerce Meroket, Permintaan Kantor Baru MelonjakGedung gedung bertingkat dikawasan Central Business Distrik (CBD) di Jakarta, 9 Februari 2017. TEMPO.CO, Jakarta - Hasil penelitian perusahaan konsultan properti, Savills Indonesia, menunjukkan perusahaan e-commerce dan perusahaan teknologi (tech companies) lain mulai mengisi gedung-gedung perkantoran komersial, baik yang baru maupun lama. Perusahaan teknologi lain yang dimaksud adalah perusahaan teknologi finansial (fintech) dan perusahaan pengembang perangkat lunak (software development companies). Namun seiring dengan ekspansi bisnis, ditambah dengan masuknya suntikan dana dari pemodal besar, perusahaan e-commerce yang berkembang mulai mempertimbangkan berkantor di gedung komersial. Asumsinya, kata Anton, jika bisnis startup mempekerjakan lima orang, butuh kantor minimal 15 meter persegi, “Maka akan ada kebutuhan ruang perkantoran 1 juta meter persegi," katanya, Kamis, 31 Agustus 2017.
Source: Koran Tempo September 01, 2017 04:03 UTC