JawaPos.com - Bocah obesitas yang bobotnya mencapai 180 kg, Wahid Zaenanda (19), meninggal dunia, Senin (26/9). Seperti diketahui, Wahid yang sehari menghabiskan 3 kg telur dan 10 mie instan tersebut dirawat di rumah sakit selama 2 hari. Winarni (46), ibunda Wahid, mengatakan bahwa malam sebelum meninggal, anaknya mengeluh sakit pada bagian perut bawah. “Wahid masih sempat ketawa-ketawa, namun memang kelihatan ada yang seperti ditahan,” kata Winarni seperti dilansir Radar Tegal (Jawa Pos Group). Sang ibunda menambahkan bahwa sebelum meninggal dunia, anaknya minta disuapi dan dibersihkan mulutnya.
Source: Jawa Pos September 27, 2016 09:22 UTC