JawaPos.com – Perusahaan media sosial terus mendapat sorotan terkait dengan ujaran kebencian. Ke depannya, mereka juga berkoordinasi dengan rekanan media dan organisasi hak sipil untuk tetap melawan ujaran kebencian. Penyebabnya, Facebook memilih tidak menindak beberapa konten ujaran kebencian. Starbucks dan Coca-Cola mengaku tidak mengikuti gerakan tersebut meski ikut memboikot iklan di media sosial. Tokoh yang sering tersandung karena konten ujaran kebencian dan manipulatif itu me-retweet video kontroversial.
Source: Jawa Pos June 30, 2020 06:46 UTC