Di rumah paling sebentar,” kata Rohmat Sugiharto (44 tahun) paman dari Bripda Imam Gilang Adinnanta saat ditemui Republika.co.id jelang prosesi pemakaman pada Kamis (25/5). Tak seperti sebelum-sebelumnya, Bripda Imam pulang dengan tampang kusut, dan terlihat tak bergairah. Padahal, Bripda Imam dikenal juga sebagai pemuda yang gemar menyaksikan pertunjukan wayang. “Aneh saja, sampai saya tanya waktu terakhir dia pulang itu, kok kamu tidak nonton wayang, acaranya kan besar. Pada 2012 Bripda Imam berhasil diterima sebagai anggota Polri dan dituggaskan di Jakarta.
Source: Republika May 25, 2017 12:27 UTC