JawaPos.com – Sebuah studi baru memberikan bukti yang mematahkan teori Covid-19 bermula dari kebocoran laboratorium, menurut laporan media Australia. ’’Laporan pracetak studi tersebut yang dirilis via internet menyajikan bukti kuat yang mendukung teori limpahan alami asal mula Covid-19, dengan hasil “yang sulit disamakan dengan teori ‘kebocoran lab’,’’ kata Hamish McCallum, direktur Center for Planetary Health and Food Security di Universitas Griffith, dalam artikel The Conversation pada Jumat (25/9), seperti Antara dari Xinhua. Menurut artikel itu, studi tersebut didasarkan pada pemeriksaan pengurutan genetika secara teliti dari dua garis keturunan awal dari orang-orang yang terinfeksi pada akhir 2019 hingga awal 2020. Kedua garis keturunan itu dibedakan oleh dua nukleotida di dua tempat utama yang berbeda dalam pengurutan gen.“Seandainya terjadi peristiwa kebocoran laboratorium tunggal, pemisahan menjadi garis keturunan A dan B pasti sudah terjadi setelah kebocoran laboratorium,” kata artikel tersebut. “Oleh karenanya kami berharap dapat menemukan sejumlah substansi dari garis keturunan perantara, dengan garis keturunan nukleotida A berada di satu tempat dan garis keturunan nukleotida B berada di tempat lain.”
Source: Jawa Pos September 25, 2021 10:41 UTC