JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia ( BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2017 mencapai 129,4 miliar dollar AS. Angka tersebut meningkat dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 128,8 miliar dollar AS. Menanggapi posisi cadangan devisa Indonesia yang terus meningkat, Gubernur BI Agus DW Martowardojo menuturkan, hal tersebut tidak lepas dari kondisi makroekonomi Indonesia yang baik. Dalam laporannya, bank sentral menyatakan, peningkatan cadangan devisa pada akhir September 2017 terutama dipengaruhi oleh penerimaan devisa yang berasal dari penerimaan pajak dan devisa hasil ekspor migas bagian pemerintah, penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, serta hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas. "Penerimaan devisa tersebut melampaui kebutuhan devisa terutama untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman.
Source: Kompas October 06, 2017 13:50 UTC