TAKALAR, KOMPAS.com - Empat makam di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dipindahkan paksa hanya karena keluarga berbeda pilihan politik pada Pemilu lalu. Keluarga korban hanya bisa pasrah lantaran lahan pemakaman disebut milik salah satu caleg yang gagal terpilih. Makam yang dibongkar adalah makam Mallarangang Daeng Ngopa, Sugi Daeng Ngiji, Labaso Daeng Tunru, serta Nurhayati Daeng Lebong. Informasi yang dihimpun Kompas.com bahwa lahan seluas 10 are merupakan lahan pemakaman umum warga setempat. Baca juga: Polisi Bongkar Makam Wanita yang Dibakar Hidup-hidup di BloraNamun, diklaim oleh caleg yang dimaksud.
Source: Kompas June 12, 2019 14:37 UTC