Jakarta, Beritasatu.com - Fenomena calon tunggal di Pilkada 2020 ditengarai bakal meningkat. Di sisi parpol, sepertinya telah terjadi limitasi kader yang mumpuni sehingga, calon nonparpol dinilai lebih memiliki tingkat keterpilihan yang tinggi. Pakar politik dari Universitas gadjah Mada (UGM) Wawan Mas'udi berpendapat, fenomena calon tunggal diprediksi bakal marak lantaran limitasi kader parpol. Mereka membuka seluas-luasnya pintu bagi calon non partai,” katanya, kepada SP, di Jakarta, Senin (27/1/2020)Wawan melihat fenomena calon tunggal merupakan limitasi dari parpol untuk menghasilkan kader atau calon pemimpin yang baik. Apalagi, katanya, pencalonan di pilkada membutuhkan logistik yang besar.
Source: Suara Pembaruan January 27, 2020 14:26 UTC