"Tim kecil ini tugasnya membahas langkah-langkah strategis yang diperlukan atau yang sangat diperlukan untuk mengatasi defisit BPJS Kesehatan ini," ujarnya selepas bertemu dengan Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan Fachmi Idris, di kantor BPJS Kesehatan, di Jakarta, Jumat (25/10). Agenda pertemuan kemarin adalah langkah pertama Terawan terkait defisit BPJS Kesehatan selepas dilantik pada Rabu (23/10). Terawan menyatakan, tim kecil ini terdiri dari unsur Kementerian Kesehatan (Kemenkes), BPJS Kesehatan, hingga organisasi profesi berjumlah antara puluhan hingga bisa 100 orang. "Kalau mereka sungkan datang ke Kemenkes, maka saya dan dirut BPJS Kesehatan yang mendatangi kantor organisasinya," ujar dia. Terawan mencontohkan, jika persoalan jantung saja bisa diatasi, pengeluaran BPJS Kesehatan untuk pembiayaan pelayanan kesehatan kardiovaskular sebesar Rp 10 triliun bisa ditekan.
Source: Republika October 26, 2019 01:07 UTC