Laporan tersebut berasal dari kesaksian orang-orang iyghur yang diasingkanREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- China dilaporkan telah memaksa perempuan Muslim Uighur untuk melakukan aborsi saat hamil. Laporan tersebut berasal dari kesaksian orang-orang Uighur yang diasingkan, yang terpaksa melarikan diri dari China. Sebuah pengadilan di London, Inggris, akan mempertimbangkan apakah tindakan China terhadap Muslim Uighur itu termasuk dalam genosida. Sebagai bagian dari pengadilan ini, sejumlah Muslim Uighur di pengasingan membahas perlakuan China saat berada di kamp-kamp Xinjiang. Kamp-kamp tersebut menampung sekitar satu juta orang di dalamnya dan mayoritas orang diyakini sebagai Muslim Uighur.
Source: Republika June 04, 2021 02:47 UTC