Seorang pria tertidur pulas di dalam kereta karena lelah bekerja saat jam pulang kantor di Jepang. Selain kondisi memiliki kehidupan pribadi yang tak tertata, terkadang muncul rasa bersalah dalam mengambil keputusan dalam hidup dan pekerjaan. Tubuh tidur tetapi otak tak pernah berhenti berpikir. Pikiran-pikiran tersebut mengganggu jam tidur dan bahkan menciptakan insomia ringan. Kondisi ini adalah respon terhadap stres yang berkepanjangan dan bisanya melibatkan kelelahan emosional, sinisme atau keterpisahan dan perasaan tidak efektif.
Source: Koran Tempo January 28, 2020 01:41 UTC