Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi VI DPR Mohammad Toha mendukung langkah tersebut, pembentukan klaster pangan BUMN. “Sebagai anggota Komisi VI DPR kita dukung langkah Meneg BUMN Erick Thohir ini. Toha menyampaikan, dari semenjak dahulu sampai sekarang Indonesia kesulitan untuk bisa swasembada pangan, salah satu penyebabnya ditengarai oleh tumpang tindihnya kepengurusan pangan. Toha mengatakan, meskipun pembentukan holding perusahaan BUMN pangan bertujuan untuk menyatukan tujuan yang satu arah yakni swasembada dan mengurangi impor. “Artinya dengan digabungnya perusahaan pangan BUMN, secara teori saya berharap pengelolaan akan lebih efektif dan fokus,” pungkasnya.
Source: Jawa Pos June 02, 2020 12:23 UTC