Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia. Dalam forum internasional tersebut, delegasi Indonesia menekankan pentingnya peran dakwah digital sebagai infrastruktur pendukung kesehatan mental bagi generasi muda. "Digital dakwah memiliki potensi besar sebagai sarana pendukung kesehatan mental melalui pesan-pesan spiritual yang membangun harapan, ketenangan, dan makna hidup," ujar Adinda, Jumat (6/2). Berdasarkan survei terhadap 300 responden berusia 18–30 tahun, terungkap bahwa 72 persen anak muda mengakses konten dakwah digital lebih dari tiga kali seminggu. Oleh karena itu, dakwah digital harus dipandang sebagai infrastruktur yang dikelola secara serius dengan standar etika dan moderasi konten," tambahnya.
Source: Media Indonesia February 06, 2026 15:08 UTC