Tempo/ Aditia NoviansyahTEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Pendidikan Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat, Dadang Rusdiana, mengatakan pihaknya akan membuat Panitia Kerja (Panja) Guru dan Tenaga Kependidikan pada masa sidang kali ini untuk mengawasi data dan kebutuhan guru. Hal ini dilandasi masih adanya perbedaan data guru penerima sertifikasi antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan daerah. Baca juga:Anggaran Guru Dipotong, Kementerian Pendidikan Tetap Jamin TunjanganKetua DPR Tolak Tunjangan Guru Dipangkas� �Tunjangan Guru Dipangkas Rp 23,4 Triliun, Ini AlasannyaDadang berujar, tahun lalu, ada sekitar Rp 19 triliun dana kas daerah yang mengendap. Pemangkasan terdiri atas penghematan belanja pusat sebesar Rp 64,7 triliun serta transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 72,9 triliun. Selain itu, dana tambahan penghasilan guru dipangkas Rp 209,1 miliar dari pagu Rp 1,02 triliun, sehingga tersisa Rp 811,4 miliar.
Source: Koran Tempo August 26, 2016 06:53 UTC