Mengerikan, karena kepala mahasiswa itu tertembus timah panas. Saat mayat Dedy berada di RSD Soebandi, tak terlihat ada yang meneteskan air mata. Ya, rasa sedih itu tak mampu mereka sembunyikan, meski berusaha tegar. Suasana kamar mayat RSD Soebandi, dipenuhi masyarakat Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tinggal di Jember, Sabtu (11/3) pagi. Pria yang tinggal di Rambipuji itu, baru tahu adiknya tiada sekitar pukul 03.00.
Source: Jawa Pos March 12, 2017 03:56 UTC