Ia menuturkan, setidaknya terdapat dua alasan pentingnya penerapan protokol kesehatan di desa wisata. Kaitannya dengan desa wisata, Taufan menjelaskan, jumlah desa wisata setidaknya saat ini lebih dari 1.500 destinasi di seluruh Indonesia. Ia berpendapat, jika protokol kesehatan berhasil diterapkan dan dipatuhi semua pihak, hal itu akan bermanfaat bagi keberlangsungan desa wisata. Namun, ia menggarisbawahi mengenai proses pemilihan destinasi yang akan dipilih untuk kembali dibuka dengan protokol kesehatan era normal baru. Ia menambahkan, terkait mayoritas harapan wisatawan untuk bisa normal kembali, mayoritas menyadari bahwa kebiasaan normal seperti sebelum pandemi Covid-19 tidak bisa dirasakan lagi.
Source: Republika June 01, 2020 16:18 UTC