Di Balik Lonjakan Harga Kedelai, Tahu, dan Tempe - News Summed Up

Di Balik Lonjakan Harga Kedelai, Tahu, dan Tempe


TEMPO.CO, Jakarta - Meski laris dibeli pelanggan, Sartini, pemilik warteg di Tebet, Jakarta, terpaksa mengurangi menu tahu dan tempe di warungnya. Pasalnya, harga dua makanan itu mulai pekan ini naik lantaran melambungnya harga kedelai yang dibeli para pengrajin tahu tempe. Lonjakan harga tahu dan tempe di tingkat konsumen merupakan buntut mahalnya kedelai sebagai bahan baku panganan tersebut. Para pengrajin tahu dan tempe itu mogok produksi dengan harapan pemerintah mendengar keluhan sehingga mengeluarkan kebijakan agar harga kedelai bisa kembali normal. Dia mencontohkan, jika biasanya harga tempe sekitar Rp 11-12 ribu per kilogram, maka dengan harga baru bisa mencapai Rp 15 ribu.


Source: Koran Tempo January 06, 2021 09:56 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */