bbc.comTEMPO.CO, Bagdad - Dentuman dan bising peluru boleh saja berseliweran di langit Irak, namun ada dua serdadu asal Amerika Serikat dan Irak tak peduli, keduanya mengaku jatuh cinta. Kisah pertemuan Hrebid dan Allami itu bermula pada 2003. Ketika itu, Hrebid ditempatkan di gugus depan perang Irak. Tiga hari setelah makan malam itu, Hrebid dan Allami pergi keluar untuk berbicara mengenai perasaan mereka yang mulai tumbuh. "Saya tahu jika kami tinggal di Irak, kami tidak akan memilik masa depan.
Source: Koran Tempo January 14, 2017 13:37 UTC