REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Fenomena hadirnya calon presiden dan wakil presiden fiktif Nurhadi-Aldo (Dildo) tak hanya menyita perhatian masyarakat Indonesia. Kendati selalu menyuarakan pesan-pesan satir dengan balutan gurauan, Edwin mengaku diciptakannya figur Dildo tetap memiliki misi serius, yakni perihal pendidikan politik bagi masyarakat. Di Twitter, akun Dildo memiliki 96,5 ribu pengikut. Di Instagram, akun Dildo telah memiliki 425 ribu pengikut. Tak sedikit pula dari mereka yang kegirangan ketika komentarnya dibalas oleh pengelola akun Instagram Dildo.
Source: Republika January 18, 2019 12:33 UTC