REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) terus mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) sebagai bagian dari upaya menuju ketahanan energi nasional. Hingga akhir 2025, Pertamina menghasilkan energi bersih hingga 8.743 Giga watt per jam (GWh) yang berasal dari berbagai sumber energi rendah karbon. Pengembangan energi bersih tak hanya untuk sektor komersial, Pertamina juga mendorong pemanfaatan energi bersih di tingkat masyarakat. "Kami berharap dengan pemanfaatan energi transisi, masyarakat desa tak hanya memiliki ketahanan energi, tapi juga penggerak aktivitas ekonomi,” ungkap Baron. Pertamina berkomitmen mendorong transisi energi, tak hanya menjadi sumber energi namun sebagai upaya menurunkan emisi karbon di Indonesia.
Source: Republika April 03, 2026 17:44 UTC