Dari pembawaannya yang tenang, Didah berbagi mengenai pengalamannya berobat menggunakan kartu JKN-KIS, Jumat (30/10). “Saya sudah lama menjadi peserta JKN-KIS, mulai dari dulu Jamkesmas sampai sekarang berubah menjadi JKN-KIS,” cerita Didah mengawali perbincangan. Kekhawatiran mengenai biaya pun tidak menjadi beban Didah dan keluarga, karena tidak ada biaya di keluarkan oleh Didah. Berobat di puskesmas atau rumah sakit menggunakan JKN-KIS tidak mengeluarkan biaya sepeser pun, Alhamdulillah,” ujar Didah. Terutama bagi masyarakat tidak mampu karena program ini sangat membantu dan membuka kesempatan untuk menperoleh akses pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
Source: Jawa Pos November 04, 2020 11:37 UTC