“Setelah prosesi itu, saya disodori cawan berisi arak untuk diminum,” cerita Menag dalam pidatonya di hadapan Gubernur Kalbar Cornelis, dan beberapa kepala daerah. Melihat Menteri Agama disuguhi arak, Gubernur Cornelis segera melarang Menag untuk meminumnya. Mendengar penjelasan itu, Menag mengaku terkesan dengan sikap Gubernur. Kalau semua umat beragama yang berbeda-beda itu saling memberi, maka semua akan mendapatkan penghargaan dan penghormatan,” tegas Menag. Penjelasan ini disampaikan kembali oleh Menag agar masyarakat tidak termakan fitnah atau informasi yang dipelintir di media sosial.
Source: Republika August 07, 2017 09:56 UTC