REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan, disparitas harga khususnya beras menjadi fokus tim satgas pangan ke depan. Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi satuan tugas (satgas) pangan yang berlangsung di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta, Rabu (5/8). "Untuk tangani khusus beras, amati setiap hari harga beras di pasar-pasar utama, apakah harga meliwati harga eceran tertinggi atau tidak ini Perintah presiden, dan harus dilaksanakan terkait pengawasan harga beras di pasar," kata Tito. Namun, persoalannya bukan harga ditingkat petani, tetapi harga di pihak perantara. "Karena jika petani untung dia tidak akan tergantung APBN, mimpi kita petani untung, karena jika petani tidak untungmereka tidak akan berproduksi, dan yang kita harapkan petani untung, pedagang untung dan Masyarakat tersenyum," papar Amran.
Source: Republika July 05, 2017 19:07 UTC