Ditangkap Saat Unjuk Rasa, Aktivis Papua: Polisi Rasis dan Diskriminatif - News Summed Up

Ditangkap Saat Unjuk Rasa, Aktivis Papua: Polisi Rasis dan Diskriminatif


JAKARTA, KOMPAS.com - Aktivis Papua menyesalkan tindakan kepolisian yang langsung membubarkan aksi mereka di Kedutaan Besar Amerika Serikat pada Kamis (30/9/2021) siang tadi. Salah satu peserta aksi, Ambrosius Mulait, menilai bahwa polisi telah bertindak diskriminatif dan rasis terhadap warga Papua. Ia membandingkan aksi unjuk rasa yang dilakukan kelompoknya dengan aksi unjuk rasa tiga hari sebelumnya di gedung KPK, Jakarta. Baca juga: Demo Aktivis Papua Ricuh, Polisi Sebut Massa Melawan dan Melukai Petugas"Ada sekitar enam orang peserta aksi yang terluka akibat bentrok dan kena pukul," katanya. Ambrosius pun menilai alasan polisi membubarkan aksi unjuk rasa itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 tidak beralasan.


Source: Kompas September 30, 2021 11:48 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */