JAKARTA, KOMPAS.com - Komandan Korps Brimob Inspektur Jenderal Murad Ismail enggan ditanya soal Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) yang dinilai canggih oleh TNI. Saat hendak menuju mobilnya, para wartawan berusaha bertanya soal peruntukan senjata yang dianggap lebih canggih dari kepemilikan TNI. Saat disodor kembali alat perekam, ia kembali menepis tangan wartawan dan menjawab dengan nada kesal dan raut muka sebal. DPR aja enggak ngomongin senjata," kata Murad kepada para wartawan yang menanyainya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017). Sebanyak 5.932 amunisi dan jenis senjata lain yang dibeli Polri dari luar negeri, ternyata memiliki kecanggihan yang luar biasa.
Source: Kompas October 12, 2017 09:54 UTC