TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah sudah melarang penggunaan masker scuba di area tertentu. Dokter spesialis RS Akademik UGM bidang Telinga, Hidung, Tenggorokan, Kepala, Leher, Mahatma Sotya Bawono, menegaskan masker scuba tidak efektif melindungi dari penularan virus corona. "Masker skuba paling kecil efektivitasnya, hanya berkisar 0-5 persen, karena itu belum cukup untuk perlindungan," jelasnya. Masyarakat disarankan memakai masker kain tiga lapis yang memiliki efektivitas penyaringan partikel 50-70 persen,” lanjutnya. Ia juga menambahkan masker scuba dibuat dari bahan yang tipis dan melar, yang hanya terdiri dari satu lapisan kain.
Source: Koran Tempo November 01, 2020 06:56 UTC