Itu terbukti pasangan Agus-Sylvy yang hanya mendapatkan 17 persen di putaran pertama meskipun didukung oleh dua partai yang mencirikan NU yaitu PKB dan PPP. "Kalau dilihat dari itu, bukan partai yang menentukan, jadi menurut saya organisasi-organisasi keagamaan itu," ujarnya kepada Republika.co.id, Ahad (26/2). Untuk itu, menurut Ray, kunci untuk memenangkan Pilkada DKI putaran kedua tidak ada pada partai. Tinggal NU yang masih cair. Menurut saya kemana akan dilimpahkan suara NU akan sangat membantu," tegasnya.
Source: Republika February 26, 2017 22:56 UTC