JawaPos.com - Suasana penyerahan enam ABK WNI yang berhasil dibebaskan dari penyanderaan di Benghazi, Libya, berlangsung haru. Setelah disandera selama 6 bulan, enam WNI tersebut akhirnya bisa bertemu dengan keluarga di gedung Kemenlu kemarin (2/4). Korban sandera kelompok bersenjata Benghazi di Libya saat bertemu keluarganya pada acara serah terima korban ke pihak keluarga di Kantin Diplomasi, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (2/4). Meski penuh risiko dan memakan waktu relatif lama, pemerintah tetap melakukan upaya terbaik untuk melindungi WNI di mana pun mereka berada. "Alhamdulillah, pada 27 Maret 2018 pukul 12.30 waktu setempat, keenam ABK diserahkan kepada tim di pelabuhan Benghazi," tutur Retno.
Source: Jawa Pos April 03, 2018 06:33 UTC