REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi telah memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian petasan yang menyebabkan meninggalnya suporter bernama Catur Yuliantono meninggal dunia pada pertandingan antara timnas Indonesia dan Fiji di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (2/9) kemarin. "Ini semua akan kita periksai sudah enam orang diperiksa, nanti kita tunggu bagaimana kelanjutan itu," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Ahad (3/9). Kejadian ini, menurut Argo, menjadi pelajaran agar ketika menyaksikan sepak bola maupun pertandingan lainnya tidak membawa petasan. Oknum suporter yang berada di tribun selatan yang diduga pelaku menyalakan petasan. Pria berusia 32 tahun tersebut meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit akibat terkena ledakan petasan di stadion.
Source: Republika September 03, 2017 18:00 UTC