Misteri kehilangan delapan halaman Alquran itu terjadi di Kampung Parit Ismail, Parit Yaa’ni, Batu Pahat, Johor, Malaysia. Harian Metro melaporkan, delapan halaman Alquran yang hilang terdiri dari empat surah. Namun, ketika dibuka, lembaran Alquran itu ditemukan dua halaman tanpa tulisan, sebelumnya kejadian serupa terjadi pada enam halaman untuk tiga surah berbeda. Bila terjadi seperti ini, biasanya banyak mengatakan itu kesalahan percetakan, tetapi apa yang terjadi sebaliknya karena ktaham. Abdul mengatakan, isu kehilangan delapan halaman Alquran ini memberikan petunjuk kepada manusia bahwa semakin dekatnya akhir zaman.
Source: Jawa Pos July 02, 2017 01:09 UTC