NEW YORK, KOMPAS.com - Perekonomian dunia tumbuh melambat. Namun, ada satu hal yang bisa jadi penghalang berulangnya sejarah tersebut, yaitu menguatnya dollar AS terhadap mata uang negara-negara di dunia. Fenomena tersebut biasa disebut dengan strong dollar. Negara-negara itu, umumnya rentat terhadap pergerakan greenback (julukan bagi dollar AS) yang kuat, karena bisa membuat bunga dari utang menjadi lebih mahal. Jika dollar AS lebih lemah, bisa meredakan kondisi tersebut dan memungkinkan pasar negara berkembang bisa tumbuh lebih cepat.
Source: Kompas October 27, 2019 23:40 UTC