Layanan keuangan berbasis teknologi (fintech) syariah bisa masuk ke sektor itu dan membantu petani. Industri keuangan syariah terjebak di lima persen karena belum melihat potensi yang lebih luas. Kalau riba di tengah dan jual beli di kanan kirinya, yang kanan kiri akan mengecil bila yang tengah diperbesar. Dari komposisi, 44,4 persen aset ekonomi syariah di keuangan, 36 persen di sektor riil halal, dan sisanya di gaya hidup. ''Islam punya akad salaam yang bisa mengatasi tiga persoalan eksternal tersebut,'' kata Iqbal dalam serial seminar Islamic Fintech di Kompleks STEI Tazkia, Sentul, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Sabtu (30/9).
Source: Republika September 30, 2017 09:56 UTC