Gagal Pecah Belah Yaman Melalui Tangan UEA, Israel Gigit Jari Dihadang Saudi? - News Summed Up

Gagal Pecah Belah Yaman Melalui Tangan UEA, Israel Gigit Jari Dihadang Saudi?


Ketika ketua Dewan Transisi Aidrous al-Zubaidi mengumumkan dimulainya pengaturan proses pemisahan diri Yaman Selatan menjadi negara merdeka pada 2 Januari lalu, berita tentang hal itu telah muncul di media Israel setidaknya lima hari sebelumnya. Tepatnya hanya dua hari setelah Israel mengumumkan pengakuannya terhadap wilayah separatis Somaliland sebagai negara merdeka dan menjalin hubungan diplomatik penuh dengannya pada 26 Desember lalu. Bahkan, saluran televisi pemerintah Israel, Kan 11, mengisyaratkan adanya pembicaraan tertutup terkait pengakuan Israel terhadap negara di selatan Yaman, dan bahwa Israel sedang menunggu saat dewan transisi di selatan Yaman mendeklarasikan kemerdekaannya untuk kemudian diakui. Aidrous al-Zubaidi selalu mencoba merayu Israel secara sepihak dalam hal ini. Dengan demikian, pernyataan Al-Zubaidi sudah dapat diprediksi sebelum pertempuran antara pasukan Dewan Transisi dan pasukan pemerintah Yaman yang didukung oleh koalisi pendukung legitimasi yang dipimpin oleh Arab Saudi dimulai.


Source: Republika January 09, 2026 07:30 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */