Sehingga gudang garam ini tidak lagi bisa menyuplai garam kasar kepada pedagang. Hasrul (56), salah seorang pembeli garam mengaku sudah 20 tahunan menjadi pelanggan tetap di Gudang Garam Jagorawi. Dalam sehari dia bisa mengambil 1 ton garam halus dan kasar untuk dijual lagi ke konsumen di pasar -pasar, dan warung-warung di Pekanbaru. "Bisanya maksimal 2 ton gabung garam kasar dan halus, tapi semenjak garam kasar tidak ada, jadi cuma garam halus saja ya kita cuma bisa ambil maksimal 1 ton garam halus saja," ucapnya. Menurut Hasrul kualitas garam di gudang ini sangat bagus, karena menggambil pasokan garam dari madura yang terkenal akan kenikmatan garamnya, sehingga dirinya merasa puasa mendapatkan garam dengan kualitas bagus di gudang ini.
Source: Jawa Pos August 04, 2017 18:22 UTC