Paling telat jam 6," kata Zubaidah saat ditemui Republika.co.id di kediamannya di Kampung Jati, Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat (4/8). "Iyalah sempat nggak percaya, masa suami saya begitu. Katanya suami saya mencuri ampli di mushala di daerah Babelan terus dihakimi, digebukin, terus dibakar hidup-hidup," kata Zubaidah sambil memangku anak sulungnya. "Kalau bukan liat di foto itu saya enggak percaya kalau itu suami saya. Menurut keterangan warga yang diterima, dia maling ampli terus digebukin massa, dibakar hidup-hidup," kata Zubaidah dengan mata yang telah berkubang air mata.
Source: Republika August 04, 2017 17:37 UTC