Tak ingin keselamatan penumpang terancam, pilot akhirnya memutuskan untuk mendarat darurat di Bandaranaike International Airport (BIA), Sri Lanka. Mengangkut 338 jamaah umrah, pesawat mendarat di Sri Lanka pukul 09.00 waktu setempat. Saat berada di wilayah udara Sri Lanka, pilot mendapat laporan dari awak pesawat bahwa tekanan udara di kabin turun. “Untuk safety dan kenyamanan penumpang, pilot memutuskan mendarat di Kolombo (ibu kota Sri Lanka, Red),” beber Ikhsan. Pihak BIA telah menyiapkan mobil pemadam kebakaran dan ambulans setelah mendapat laporan bahwa ada pesawat yang akan mendarat darurat.
Source: Jawa Pos April 04, 2019 03:39 UTC