Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membawa wayang kulit disela pagelaran Wayang NKRI dengan lakon "Parikesit Jumeneng Noto" di depan Museum Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, 29 September 2017. ANTARA FOTO/Sigid KurniawanTEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjelaskan tentang prosedur mutasi jabatan bagi 85 perwira tinggi yang sempat menjadi kontroversi karena dilakukan menjelang akhir masa jabatannya. Menurut Gatot Nurmantyo, mutasi 85 perwira tersebut sudah sesuai prosedur. Gatot Nurmantyo menjelaskan, pada tahap pertama proses mutasi ini dibicarakan dalam rapat Pra Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi TNI yang dihadiri Kepala Staf Umum TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Laut, dan Udara, Irjen TNI dan Kabais TNI. Baca juga: Gatot Nurmantyo Mengaku Tak Boleh Berpolitik Praktis hingga MaretPada hari yang sama, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo ditelepon oleh Mensesneg bahwa Presiden Joko Widodo sudah menyerahkan surat kepada DPR calon tunggal Panglima TNI, yaitu Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, namun demikian Wanjakti TNI sudah berjalan.
Source: Koran Tempo December 08, 2017 03:00 UTC