REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur Maluku Said Assegaf bersyukur tak ada satu bendera atau atribut apa pun dari kelompok Republik Maluku Selatan (RMS), yang terpasang di wilayah Provinsi Maluku, pada tahun ini. Said menilai, saat ini masyarakat telah mengetahui secara jelas munculnya gerakan-gerakan separatis di wilayah Maluku. "Alhamdulillah, masyarakat semakin mengerti persoalan-persoalan yang kemarin-kemarin," ujarnya saat dihubungi Republika.co.id, Sabtu (30/4). Saat ini, Said mengaku lega, lantaran tidak ada berita atau informasi yang dia dapatkan terkait kegiatan RMS. biasanya ada kegiatan-kegiatan mereka (RMS) yang dilaporkan, tapi kali ini kan semua bersih," katanya.
Source: Republika April 30, 2017 09:21 UTC