REPUBLIKA.CO.ID, HEBRON -- Puluhan siswa dan beberapa guru Palestina pada Selasa pagi (2/4) sesak nafas akibat menghirup gas air mata di dekat satu sekolah di Kota Al-Khalil (Hebron), bagian selatan Tepi Barat Sungai Jordan. Akibatnya, puluhan murid dan beberapa guru menderita sesak nafas karena menghirup terlalu banyak gas air mata. Semua orang yang menderita sesak nafas diberi perawatan di lokasi. Daerah tersebut, yang menjadi tempat tinggal 32 ribu orang Palestina, dipandang sebagai yang paling rentan buat tentara Israel dan pemukim Yahudi. Serangan terhadap lembaga pendidikan oleh pasukan militer Israel dan pemukim Yahudi di Palestina merupakan pelanggaran sangat besar terhadap hak anak-anak untuk menerima pendidikan dan pembangunan.
Source: Republika April 02, 2019 17:22 UTC