Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan memberi sambutan pada pengukuhan dan pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat periode 2019-2023 di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019. ANTARA/Bayu KuncahyoTEMPO.CO, Jakarta - Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan mengingatkan kepada pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat di bawah Marciano Norman untuk menghilangkan budaya gratifikasi (suap) dalam melakukan kegiatan. "Buat KPK salah satu unit yang belum berhubungan dengan intens (KONI), tapi sekarang kami akan ikut mendampingi baik KONI Pusat maupun KONI Daerah," kata Pahala Nainggolan saat acara pengukuhan dan pelantikan pengurus KONI Pusat periode 2019-2023, Kamis, 1 Agustus 2019. Setelah terjalin kerja sama KPK dan KONI, Pahala berharap tidak ada lagi kasus olahraga yang masuk ke lembaga antirasuah itu. Tidak hanya kasus dana hibah yang melibatkan Sekretaris Jenderal KONI pengurus sebelumnya, EF Hamidy, lebih dulu sudah ada kasus olahraga seperti Hambalang.
Source: Koran Tempo August 01, 2019 15:11 UTC