REUTERS/Tyrone SiuTEMPO.CO, Hong Kong – Otoritas Hong Kong bersiap untuk menghadapi demonstrasi mahasiswa pada akhir pekan ini setelah seorang mahasiswa demonstran dinyatakan tewas pada Jumat pagi. Alex Chow Tsz-lok, 22 tahun, merupakan mahasiswa ilmu komputer dari mahasiswa Hong Kong University of Science and Technology. Warga Hong Kong menilai pemerintah Cina mencoba mengintervensi kehidupan politik di wilayah semi otonomi ini, yang diserahkan Inggris ke Cina pada 1997. Unjuk rasa kerap berlangsung rusuh dengan pembakaran sejumlah stasiun kereta api, perusakan fasilitas publik, dan vandalisme toko-toko di Hong Kong. Polisi membalas dengan menembakkan gas air mata, peluru karet dan tajam, hingga menggunakan meriam air atau water cannon saat menangani demonstrasi Hong Kong.
Source: Koran Tempo November 08, 2019 09:01 UTC