REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Raksasa industri teknologi telekomunikasi China Huawei mengeluarkan sistem operasi piranti lunak OpenEuler pada Sabtu (25/9) bersamaan dengan kebebasan pejabat seniornya Meng Wanzhou. Open Euler dapat digunakan secara luas dalam berbagai bentuk piranti keras seperti server, komputasi awan, dan komputasi tepi (edge computing). Huawei akan menjadikan Open Euler dan HarmonyOS untuk memenuhi kebutuhan dunia digital. Open Euler telah diperkenalkan sejak 2019, namun baru diluncurkan secara resmi pada Sabtu yang secara kebetulan bersamaan dengan kepulangan Meng dari Kanada. Ia berjalan sambil melambaikan tangan kepada ratusan orang yang di antaranya mengusung spanduk beraksara Mandarin "Huan Ying Meng Wanzhou Nu Shi Hui Jia" atau "Selamat Datang atas Kepulangan Nona Meng Wanzhou".
Source: Republika September 26, 2021 06:33 UTC