Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo seusai mengikuti penyuntikan sel dendritik atau yang sebelumnya disebut vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, 22 April 2021. TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studios (ISESS), Khairul Fahmi, menilai ada unsur kepentingan politik dalam pernyataan yang dilontarkan mantan Panglima TNI Jenderal (Purnawirawan) Gatot Nurmantyo. Fahmi menyatakan kendati sudah pensiun dari TNI, Gatot banyak terlibat dalam kegiatan yang bersifat politis. Ya wajar saja, jika Gatot Nurmantyo secara konsisten memilih isu ini untuk menjaga dan mengelola eksistensinya," ujar Fahmi. Baca juga: Gatot Nurmantyo Duga Pendukung PKI Susupi TNI, Panglima TNI Enggan BerpolemikDEWI NURITA
Source: Koran Tempo September 28, 2021 07:30 UTC